Cara Membuat Paspor

Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara.

Bagi kalian yang ingin berwisata ke luar negeri paspor ini akan sangat berguna dan menjadi suatu keharusan.

Sebab nantinya paspor ini wajib ditunjukkan kalian memasuki perbatasan suatu negara, dan nantinya paspor ini akan diberi cap atau disegel dengan visa. Sederhananya paspor ini bisa dikatakan sebagai KTP internasional.

Paspor dibagi menjadi 3 jenis yaitu pertama paspor biasa dengan 24 halaman, paspor ini sangat berguna bagi kalian yang ingin berkunjung atau menetap ke satu atau beberapa negara saja.

Kedua, adalah paspor dengan 48 halaman, paspor jenis ini cocok digunakan bagi kalian yang ingin berkunjung atau menetap di banyak negara.

Kedua paspor tersebut biasanya disebut dengan paspor manual. Sedangkan jenis ketiga yaitu paspor elektronik atau e-paspor, paspor jenis ini lebih praktis dan adanya chip yang ditanam di bagian depannya.

Beberapa jenis paspor diatas memiliki cara pembuatanya masing-masing. Dalam hal ini yaitu paspor manual dan paspor elektronik. Oleh sebab itu agar persiapan traveling kalian lancar dan tanpa kendala, simak bagaimana cara membuat paspor pada ulasan berikut.

1. Cara membuat paspor manual

Jika kalian baru pertama kali akan membuat paspor, ada beberapa syarat beserta dokumen yang harus kalian penuhi terlebih dahulu. Yaitu:

– E-KTP asli dan fotokopiannya

– Akta kelahiran, surat niah, ijazah terakhir, atau surat baptis asli dan fotokopiannya. (Kalian cukup memilih salah satu dari dokumen yang di dalamnya berisi nama, tempat tanggal lahir, dan nama orang tua).

– Kartu keluarga asli dan fotokpiannya

– Materai 6000

Setelah syarat beserta dokumen terpenuhi, selanjutnya kalian tinggal mendatangi kantor imigrasi setempat yakni yang ada di wilayah kabupaten atau kota dan sekitarnya di daerah tempat tinggal kalian.

Perlu diingat usahakan kalian datang di waktu pagi hari atau sebelum pukul 12.00 karena jumlah pemohon hanya dibatasi 200 orang setiap harinya. Serta jangan lupa membawa dokumen yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Sesampainya di kantor imigrasi setempat, kalian diwajibkan mengisi formulir permohonan paspor yang tersedia di loket permohonan paspor. Isilah data sesuai dengan informasi yang ada pada dokumen resmi yang kalian bawa.

Kemudian, jika sudah selesai serahkan formulir tersebut ke loket untuk pembuatan paspor baru. Selanjutnya kalian akan mendapatkan bukti tanda terima serta jadwal pengambilan sidik jari dan foto.

Setelah semua tahapan tersebut terlaksana, yang harus kalian lakukan berikutnya adalah melakukan pembayaran sesuai dengan nominal yang ditentukan.

Setelah itu kalian akan mendapatkan informasi kapan paspor jadi dan bisa diambil.

2. Cara membuat paspor online

Membuat paspor online hampir mirip dengan pembuatan paspor manual. Perbedaanya terletak pada pengisian formulirnya.

Oleh sebab itu pertama kalian harus mengunduh atau mendownload aplikasi Paspor Online melalui Google Play atau App Store. Setelah itu aktifkan aplikasinya dengan cara sebagai berikut:

– Masukkan email dan nomer telepon kalian dan tunggu konfirmasi melalui email, lalu masukanlah kode konfirmasinya.

– Kemudian kalian diharuskan mengisi data diri sesuai kartu identitas resmi atau KTP. Setelah semua data terisi dengan benar lalu klik lanjut.

– Pilihlah menu yang ada di pojok kiri atas kemudian tentukan kantor imigrasi setempat yang ingin kalian tuju untuk melakukan permohonan paspor.

– Selanjutnya kalian tinggal memilih jadwal untuk mengurus paspor di kantor imigrasi. Akan ada kolom tanggal dan jam, namun jam di sini hanya tersedia pilihan ‘pagi’ dan ‘siang’ saja.

– Terakhir isi jumlah pemohon dan klik ‘lanjut’.

Kalian akan menerima sebuah file berformat .pdf yang harus di download. File tersebut wajib kalian print dan dibawa sewaktu mendatangi kantor imigrasi.

Selain membawa berkas yang sudah kalian print sebelumnya. Beberapa syarat beserta dokumen kelengkapan lainnya juga perlu kalian bawa.

Sebagaimana yang terdapat pula pada pembuatan paspor manual, yakni E-KTP, KK, Akta Kelahiran, Akta perkawinan atau buku nikah, dan ijazah.

Setelah semua berkas siap, kalian tinggal mendatangi kantor imigrasi yang sudah dipilih sebelumnya untuk melakukan proses verifikasi dan wawancara.

Wawancara yang dilakukan biasanya berkaitan dengan pertanyaan terkait kebutuhan kalian akan paspor tersebut.

Sesudah proses wawancara selesa kalian akan dipersilahkan petugas untuk membayar biaya pembuatan paspor serta administrasi.

Pembayaran dapat dilakukan melalui bank, dan tunggulah sekitar empat hari sampai sabtu minggu untuk mengambil paspor yang sudah jadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *