Tahapan Sederhana Membangun Rumah 2 Lantai

tahapan membangun rumah 2 lantai

Hunian dua lantai dengan desain minimalis memang banyak diminati belakangan ini. Selain terlihat kekinian, rumah dua lantai juga menjadi alternatif solusi paling ampuh.

Untuk menambah ruangan di dalam sebuah hunian. Tanpa membutuhkan tambahan lahan yang lebih luas.

Untuk membangun sebuah hunian minimalis. Tentunya dibutuhkan perencanaan dan persiapan lebih kompleks, dibandingkan rumah satu lantai.

Disini akan di ulas secara tuntas mengenai tahapan membangun rumah 2 lantai. Supaya Anda memiliki gambaran untuk membuat pertimbangan.

5 Tahapan Inti Membangun Rumah 2 Lantai

1) Membuat Gambaran Tata Letak Ruang

Untuk membangun rumah dengan 2 lantai. Tentunya harus memiliki sebuah perencanaan yang baik.

Anda bisa mulai membuat sebuah gambaran secara kasar mengenai fungsionalitas dari setiap lantai. Dan sesuaikan dengan interior yang minimalis.

Biasanya hal ini kita kenal sebagai blueprint atau denah rumah.

Contoh mudahnya adalah, lantai dasar digunakan sebagai public area. Dimana beragam aktivitas kekeluargaan dilakukan disini.

Jadi, di lantai satu ruang dibagi atas ruang tamu, ruang keluarga, dapur, ruang makan, kitchen, dan lain sebagainya. Sesuaikan kebutuhan saja.

Sementara itu, pada lantai dua dijadikan khusus untuk area private.

Dimana kamar tidur, kamar mandi, dan juga balkon ada disini. Supaya bisa mendapatkan hasil desain interior yang sesuai ekspektasi. Sebaiknya berkonsultasi dengan profesional.

2) Menyesuikan Struktur Rangka

Membangun hunian dua lantai dari Nol bisa dikatakan jauh lebih mudah, apabila dibandingkan melakukan renovasi untuk menambah lantai di atas.

Hal ini dikarenakan prosesnya akan memakan waktu lebih lama. Sebab struktur rangka bangunan harus diuji.

Untuk mendapatkan hunian yang ideal, kokoh, dan nyaman dijadikan tempat tinggal.

Untuk menambah lantai, maka hal pertama yang harus diketahui adalah kekuatan dari struktur rangka bangunan. Karena jika tidak kuat, maka akibatnya pada bangunan bisa fatal.

Disini, ada beberapa titik yang diuji saat hendak menambah bangunan lantai dua, di antaranya fondasi, sloof, kolom, ring balok, dan sebagainya.

Pengujian harus dilakukan oleh ahli supaya hasil yang didapatkan juga lebih akurat.

3) Pemasangan Dak (Pelat Lantai)

Tahapan membangun rumah 2 lantai selanjutnya yang dianggap cukup complicated adalah proses pemasangan dak.

Untuk menambah bangunan di lantai atas, maka biasanya semua barang di lantai dasar harus dipindahkan terlebih dahulu, hingga proses selesai.

Namun jangan merasa khawatir, karena sekarang tidak perlu lagi mengungsikan barang-barang.

Anda dapat menemukan beberapa kontraktor yang menawarkan layanan memasang dak menggunakan keramik komposit beton. Yang mana di adaptasi dari benua Eropa.

Dengan begitu, maka pemasangan pelat lantai dua bisa jadi lebih simple dan praktis. Karena proses pengerjaan akan lebih cepat.

Hasilnya juga tidak perlu diragukan lagi. Sebab tingkat kekuatannya sama saja dengan pelat pada lantai konvensional.

4) Desain Tangga Ideal

Tangga merupakan salah satu alat penghubung dari bangunan di lantai satu, dengan lantai dua.

Supaya kelihatan matching dengan hunian, sebaiknya pilihlah desain bentuk tangga yang ideal. Dan tentunya sesuai kebutuhan, serta style rumah.

Pada rumah dua lantai minimalis misalnya. Untuk menambah nilai estetika, maka bisa mengaplikasikan tangga dengan bentuk tegak lurus.

Disini, sangat disarankan menggunakan bahan yang ringan. Sehingga tidak menambah kerjaan untuk memasang pondasi pada tangga.

Selain itu, tembok juga dapat digunakan sebagai tumpuan bagi tangga. Jadi, proses pengerjaan juga lebih cepat.

Untuk rumah minimalis, disarankan menghindari penggunaan desain tangga yang rumit. Karena bisa berdampak pada tampilan interior.

Apalagi, kalau ruangannya memang terbatas, alias sempit.

5) Instalasi Listrik dan Letak Area Basah

Penempatan bagian basah seperti kamar mandi, wastafel, toilet, dan ruang cuci pada bangunan di lantai dua.

Memang tidak semudah dan fleksibel seperti lantai dasar. Guna memudahkan proses memasang pipa, maka sebaiknya area basah berada di satu posisi.

Meskipun begitu, jika memiliki anggaran dalam jumlah besar. Sebenarnya tidak masalah untuk mengatur tata letak dari berbagai area sesuai dengan keinginan.

Jadi, desain ruang ini memang cukup bergantung pada berapa jumlah budget yang dimiliki.

Selain itu, perhatikan juga berapa daya listrik yang diperlukan untuk kedua lantai tersebut. Jangan sampai salah hitung, dan malah menjadi beban nantinya.

Pada rumah dengan 2 lantai juga perlu dibuat sebuah grouping baru. Yang tentu saja hanya bisa dilakukan ahli.

Tahapan membangun rumah 2 lantai di atas dapat dijadikan sebagai panduan.

Meskipun sebaiknya langsung melakukan konsultasi dengan kontraktor terkait. Sehingga perencanaan interior, eksterior dapat disesuaikan dengan budget. Jadi, bisa mendapatkan gambaran lebih detail.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *